|
|
 |
|
 |
|
|
  - 01 Nov 2009 |
| Sebuah Orkestra untuk Ecofish: Sebuah Kolaborasi dengan Twilite Youth Orchestra |
| | Sebuah inovasi dalam mempromosikan proyek Eco Fish dilakukan oleh Yayasan Pembangunan Berkelanjutan/LEAD Indonesia dengan bekerjasama dengan Twilite YOUTH Orchestra (TYO). Project Eco Fish yang didukung oleh Darwin Initiative melalui LEAD International telah selesai pada tahun 2008. Kelompok nelayan di Kabupaten Buleleng, Bali telah mendapat sertifikat dari Marine Aquarium Council (MAC) karena telah beralih dari penangkapan ikan hias menggunakan sianida menjadi yang ramah lingkungan. Selama 3 tahun kegiatan, project Eco Fish telah mensertifikasi 200 nelayan ikan hias, mengembangkan 3 kelompok nelayan dan 3 lembaga masyarakat dengan koperasi lokal yang mengelola dana pendampingan kelompok nelayan. Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Reef Check dan MAC, habitat air laut pada lokasi project menunjukkan perbaikan sejak penggunaan sianida menurun, dan terjadi peningkatan keragaman biota laut dan ikan hias. Selain itu, nelayan lokal juga menemukan beberapa spesies yang menghilang bertahun-tahun. |
| |
 Dalam rangka merayakan hari kemerdekaan Indonesia ke 64 tanggal 17 Agustus 2009 yang lalu, TYO menyelenggarakan sebuah orkestra berstandar internasional yang dilaksanakan di Bali Room, Hotel Indonesia Kempinsi, Jakarta. Orkestra ini sekaligus juga sebagai perayaan ulang tahun ke 5 dari organisasi para pemain musik muda bertalenta ini. Untuk mendekatkan kaum muda lebih peduli lingkungan,acara ini juga bertujuan untuk mengumpulkan dana untuk disumbangkan ke proyek Ecofish* sehingga para nelayan ecofish dapat terus melakukan penangkapan ikan secara ramah lingkungan untuk masa depan yang berkelanjutan.
Orkestra dengan tema “The Great Overtures” ini menampilkan karya klasik terbesar dunia dari Mozart, Wagner, Brahms, Rossini dan karya dari Vivaldi dan Bruch yang dimainkan secara mempesona oleh para pemusik muda TYO. Eric Awuy yang berperan sebagai konduktor dalam acara ini telah berpengalaman selama 30 tahun dalam konservatori dan orkestra di berbagai wilayah Kanada dan negara-negara lainnya. Beliau juga sekaligus sebagai Principal Trumpet di Twilite Orchestra. Eric mengatakan “Semua karya yang dimainkan merupakan lagu pembuka opera yang terkenal. Bila dideskripsikan lagu pembuka merupakan gambaran awal dari tema utama yang akan muncul dalam opera. (pernyataan dikutip dari tulisan Rafadi Hakim, salah satu pemusik muda bertalenta yang mendalami “The Great Overture”, dimuat di The Jakarta Post online / www.twiliteyouthorchestra.com).
| | Pemasok: Maulana Yusuf |
|
|
|