|
|
 |
|
 |
|
|
|
| | Pengelolaan Sumber Daya Alam di Tengah Krisis Ekonomi |
|
| "Suatu kesalahan besar yang kemudian kita bayar dengan sangat mahal sekarang ini adalah kita mengutamakan dan menekankan pembangunan ekonomi semata-mata, khususnya pertumbuhan ekonomi, dan lalai serta meminggirkan ekologi/konservasi, dan aspek sosial budaya. Dengan segala konsekuensi yang kita bayar mahal sekarang, setelah semua sumber daya alam dieksploitasi habis-habisan, yang tinggal adalah keadaan lingkungan yang berantakan dan hancur-hancuran," papar Sonny Keraf, Menteri Negara Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal) di Pangkal Pinang, 1 Juni 2001 lalu.
Lalu, bagaimana seharusnya mengelola sumber daya alam di tengah krisis ekonomi seperti sekarang ini? Bagaimana mengelola sumber daya alam yang mengkaitkan ekonomi dan lingkungan / ekologi?
Mudah-mudahan telekonferensi Seri Ekonomi Lingkungan kali ini bisa memberikan wawasan baru. |
|
|
|
|
| Pembicara |
|
| Arief B. Purwanto |
| Dengan latar belakang sarjana Oseanografi dari IPB Tahun 1995, Arief, demikian biasa dipanggil oleh rekan-rekannya banyak bergelut pada masalah manajemen lingkungan. Bidang ini ditekuninya, mengingat pengalamannya di bidang lingkungan dan program master yang diselesaikan di Jurusan Teknik Lingkungan ITB pada Tahun 1998.
Beberapa pengalaman pekerjaannya adalah sebagai biochemist di PT Corelab Indonesia yang banyak berhubungan dengan kegiatan migas, setelah sebelumnya menjadi asisten ahli pada Coastal Environment Managemen Planning pada Tahun 1994. Arief juga sempat menjadi asisten tenaga ahli untuk kegiatan Good Environmental Governance pada Tahun 1999-2000 yang didukung oleh UNDP dan Bappenas.
Penelitian berkaitan dengan Manajemen Lingkungan banyak tertuang dalam Jurnal Ekonomi Lingkungan dan beberapa publikasi ilmiah lainnya. Saat ini dia menjadi Staf Pengajar Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan, Program Pasca Sarjana IPB Bogor, serta Research Associate pada Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB. Disamping itu ia juga sedang melanjutkan studi di Program Doktor Teknik dan Manajemen Industri ITB Bandung. |
|
|
|
| Taufiq Alimi |
| Taufiq Alimi adalah Koordinator Akademic Program LEAD Indonesia dengan tugas merancang, implementasi, dan mensupervisi kegiatan pelatihan dan proses pengajaran dalam LEAD Training. Ia juga mengajar ekonomi lingkungan di training tersebut. Sebelumnya, Taufiq adalah seorang peneliti di Center for Strategy and Policy Studies, Yogyakarta, dengan tanggungjawab atas analisa isu lingkungan dari sudut pengambilan kebijakan dan dosen di Universitas Islam Indonesia.
Penelitian yang telah ia lakukan antara lain adalah: Analisis Dampak Sosial Ekonomi Pembangunan PLTN di Indonesia, Penerapan Prinsip Pajak Pigovian dan Tradable Permit dalam Pengelolaan Hutan Indonesia, dan terakhir adalah Pengaruh Kinerja Lingkungan Perusahaan terhadap Harga Saham dan Pinjaman Bank. |
|
| |
| Cara Mengikuti |
| 1. |
Fasilitas ini akan menampilkan slide presentasi beserta suara presenter. Agar suara presenter dapat didengarkan melalui komputer anda, maka komputer perlu dilengkapi dengan peralatan multimedia. Sedangkan software yang perlu dilengkapi di komputer anda adalah RealPlayer yang dapat diperoleh secara cuma-cuma di situs Real.Com; |
| 2. |
Untuk memeriksa apakah sistem komputer dan akses internet anda dapat digunakan mengikuti konferensi ini, silahkan kunjungi fasilitas mencoba sistem. |
| 3. |
Hadiri konferensi pada waktunya di halaman konferensi. Jangan lupa untuk mengkonversi waktu penyelenggaraan bila waktu yang anda gunakan bukan WIB melalui situs CNN WorldTime. |
|
|
| Fasilitas TerraKonferensi |
|
Konferensi ini menggunakan fasilitas Virtual Conference dari LEADnet International, melalui sarana HorizonLive.
|
|
|
|
|
|